Penguatan Emas pada Dunia perdagangan

SHARE

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas masih melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex untuk kontrak April 2021 terpantau menguat 0,12 persen atau 2,2 poin ke level US$1.862,1 per troy ounce pada pukul 07.49 WIB.

Sementara itu, harga emas di pasar spot juga bergerak menguat 0,17 persen atau 3,13 poin ke level US$1.858,74 per troy ounce.

Adapun indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,033 poin atau 0,04 persen ke level 90,205 pada pukul 07.52 WIB.

Harga emas bergerak dalam tren menguat sejak pekan lalu, di tengah optimisme bahwa Presiden AS Joe Biden akan mengeluarkan langkah-langkah stimulus tambahan dengan cepat dengan menjadikannya sebagai prioritas.

Analis pasar senior OANDA Edward Moya mengatakan bahwa ada ekspektasi yang berkembang bahwa emas memasuki fase bullish lainnya, dengan level resisten jangka pendek diperkirakan ada pada US$1.900.


“Kita bisa melihat [harga emas] di level US$1.950 pada pertengahan bulan depan," ungkap Moya seperti dikutip Kitco.com, Senin (25/1/2021).

Emas juga bertahan meskipun Menteri Keuangan Janet Yellen mengonfirmasi komitmen AS untuk tidak melakukan intervensi mata uang dan menyerahkan pergerakannya pada mekanisme pasar.

"AS tidak mencari mata uang yang lebih lemah,” ungkap Yellen dalam kesaksiannya di hadapan Senat pekan lalu.

Sementara itu, World Gold Council (WGC) mengatakan pergerakan harga emas pada tahun 2021 adalah defisit, inflasi, dan ekuitas yang dinilai terlalu tinggi.

"Dalam konteks ini, kami yakin investasi emas akan tetap mendapat dukungan yang baik," kata WGC.